Indeks Berita

PROFIL SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA (STT) ABDI SABDA


Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru 2010



Didorong oleh panggilan untuk memberitakan Injil Kristus dan kebutuhanakan tenaga pelayan, Gereja Gereformeerd Indonesia mengajak gereja-gereja di Sumatera Utara untuk menyelenggarakan sekolah formal untuk mendidik calon-calon Guru Injil dan Guru Agama Kristen, baik untuk bekerja di gereja maupun di sekolah-sekolah.

Ajakan Gereja Gereformeerd Indonesia (kemudian GKI- SUMUT) untuk maksud di atas disambut baik oleh beberapa gereja di Sumatera Utara antara lain GBKP, GKPS, dan BNKP. Keempat gereja tersebut sepakat untuk mendirikan Yayasan Pendidikan Petugas Gereja dengan tujuan untuk menyelenggarakan sekolah untuk mendidik petugas dan calon petugas gereja. Pada hari Jumat, 16 Agustus 1967 dilakukanlah penandatanganan akta pendirian Yayasan Abdi Sabda di depan notaris.

Seiring dengan perkembangan zaman, sekolah ini ditingkatkan menjadi Institut Theologia Abdi Sabda (ITAS) pada tahun 1983. Bukan hanya nama sekolah ini yang mengalami perubahan dan sekolah Guru Injil menjadi ITAS, pendukung sekolah ini juga bertambah yaitu HKI dan GKPA. Kedua gereja ini bergabung sejak tahun 1987. Pada tahun 1996 Institut Theologia Abdi Sabda Medan berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdi Sabda Medan.

Juga pada tahun 2006 Yayasan Abdi Sabda menerima Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) menjadi anggota pendukung. Dengan demikian bertambahlah gereja pendiri dan pendukung dan enam gereja menjadi tujuh gereja yaitu: GBKP, GKPS, GKI SUMUT, BNKP, HKI, GKPA, dan GKPI.
 

[jpu]